BUDAYA POSITIF JADIKAN SEKOLAH KONDUSIF

 Pembelajaran yang kondusif terbentuk dari sikap yang positif dalam pembelajaran. Pembelajaran sikap positif dalam pembelajaran dapat mempengaruhi sikap dan pemahaman siswa terhadap materi. Bukan hanya materi saja tapi dalam bentuk pratikum dapat menjadikan wadah keahlian siswa.

Sikap yang terlalu kaku maupun keras tidak membuat para siswa dapat memahami materi. Hal ini dikarenakan ketidaknyamanan siswa dapat mempengaruhi sikap dan perilaku terhadap guru. Namun banyak sekali siswa yang salah mengartikan apabila terdapat guru yang terbuka terhadap mereka. Sehingga harus ada batasan dalam bergaul terhadap siswa. 

Seperti yang dilakukan oleh salah satu SMA di daerah Trenggalek. Dalam sekolah tersebut terdapat beberapa ekstrakurikuler maupun kegiatan yang diadakan untuk siswa untuk mengembangkan bakat dan minat setiap siswa. Dalam kegiatan tersebut terdapat beberapa guru pendamping yang siap untuk membimbing dan mengarahkan supaya siswa beraktifitas secara positif.

Beberapa contohnya adalah ekstrakulikuler Komando Pasukan Khusus dan Teater. Dalam ekstra tersebut didampingi beberapa guru yang siap membantu membentuk insan yang berperilaku baik.

Sehingga dengan dilakukannya hal tersebut dapat membuat para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut untuk menyebarkan sikap positifnya kepada siswa yang lain. Beberapa guru menganggap kegiatan tersebut dapat dilakukan karena suatu usaha yang akan berhasil. Dengan pendekatan yang dilakukan beberapa siswa dalam pertemanan dapat membuat penyebaran ajaran sikap positif semakin mudah.

Dengan berdirinya program ini diharapkan supaya tercipta suasana yang kondusif untuk pembelajaran. Supaya para siswa dapat memahami materi dengan baik dan menghasilkan siswa yang berperilaku positif.



Artikel ini ditulis berdasarkan https://pingkanhendrayana.blogspot.com/2022/09/budaya-positif-jadikan-sekolah-kondusif.html?m=1


Komentar